Masa-masa mencari
ilmu yang penuh resiko. Kalau tidak hati-hati bisa fatal.
Patut disyukuri bahwa kini makin banyak wanita khususnya muslimah yang dapat memasuki perguruan tinggi. Pada zaman dulu prosentase perempuan yang masuk perguruan tinggi sangatlah rendah. Akibatnya, perempuan yang bekerja di berbagai sektor umumnya menempati posisi yang rendah dengan upah yang juga rendah. Demikian pula kebanyakan wanita yang menjadi ibu rumah tangga yang mendidik anak-anak pun tidak memiliki dasar pendidikan yang cukup tinggi.
Perjalanan anak perempuan memasuki dunia perkuliahan tidak semudah anak laki-laki. Hal ini diakibatkan oleh beberapa kendala baik yang berasal dari luar maupun dari dalam dirinya sendiri. Kendala dari luar biasanya terkait dengan masih adanya pemikiran para orang tua bahwa setinggi apapun anak perempuan akan menjadi ibu rumah tangga dan kembali ke dapur juga. Oleh karena itu dalam keadaan ekonomi yang terbatas, anak laki-laki akan lebih diprioritaskan untuk melanjutkan kuliah di perguruan tinggi. Persepsi bahwa sekolah tinggi adalah bertujuan untuk memperoleh penghasilan tinggi masih mendominasi pemikiran sebagian besar masyarakat.
Patut disyukuri bahwa kini makin banyak wanita khususnya muslimah yang dapat memasuki perguruan tinggi. Pada zaman dulu prosentase perempuan yang masuk perguruan tinggi sangatlah rendah. Akibatnya, perempuan yang bekerja di berbagai sektor umumnya menempati posisi yang rendah dengan upah yang juga rendah. Demikian pula kebanyakan wanita yang menjadi ibu rumah tangga yang mendidik anak-anak pun tidak memiliki dasar pendidikan yang cukup tinggi.
Perjalanan anak perempuan memasuki dunia perkuliahan tidak semudah anak laki-laki. Hal ini diakibatkan oleh beberapa kendala baik yang berasal dari luar maupun dari dalam dirinya sendiri. Kendala dari luar biasanya terkait dengan masih adanya pemikiran para orang tua bahwa setinggi apapun anak perempuan akan menjadi ibu rumah tangga dan kembali ke dapur juga. Oleh karena itu dalam keadaan ekonomi yang terbatas, anak laki-laki akan lebih diprioritaskan untuk melanjutkan kuliah di perguruan tinggi. Persepsi bahwa sekolah tinggi adalah bertujuan untuk memperoleh penghasilan tinggi masih mendominasi pemikiran sebagian besar masyarakat.
